1 New Message
Digest #2557
Message
Pertanyaan datang dari Pak Waluyo, pembaca blog AryoDiponegoro.
Begini pertanyaannya : Pa Aryo, <http://theproperty-
saya sudah banyak baca artikel maupun buku-buku tentang bisnis property
baik keluaran pak Aryo maupun Pak Joe,
<http://theproperty-
saat ini saya sudah menemukan lahan di 2 tempat : di Purwakarta seluas
3300 m2 seharga 1,5 M dan di Sukamandi seluas 400 m2 seharga 80jt status
surat keduanya AJB, bagaimana saya harus menangani dan rencana saya
keduanya untuk saya bangun property. mohon masukan, terima kasih.
Ijinkan saya menjawab pertanyaan dari pak Waluyo.
<http://theproperty-
Pertama, lihatlah potensi lahannya. Apa yang bisa dikembangkan di lokasi
tersebut. Peluang memang banyak di depan mata, tapi potensi lahan belum
tentu mampu menangkapnya. Melihat potensi lahan ini bisa dilakukan
dengan melihat apa yang berkembang di daerah tersebut. Karena saya
banyak berkecimpung di dunia developer, maka untuk dibangun menjadi
rumah, yang perlu diperhatikan adalah ada banyak rumah penduduk dan
generator activity atau pembangkit aktivitas, misal kampus, sekolah,
toko, pasar dll.
Kedua hitung dengan quick count untuk menghitung potensi keuntungan
lahan. Karena tidak semua lahan menghasilkan profit. Cara menghitungnya
saya sarankan Anda membuka [Video] Menjadi Developer Properti
Ketiga ambil keputusan apakah lahan mau digarap, dijual kembali dengan
mengambil komisi, dijual kembali dengan mengambil margin atau
ditinggalkan saja. Semua berdasarkan syurlok dan syurpas juga
perhitungan quick count. software ini bisa anda dapatkan dengan gratis
disini http://theproperty-
<http://theproperty-
No comments:
Post a Comment